Sahur adalah kegiatan rutin yang pasti dilakukan selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Kegiatan menyantap makanan pada dini hari ini, dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh agar dapat menjalankan puasa dengan lancar. Tetapi, kegiatan sahur pastinya akan mengubah jam tidur normal harian Anda. Sehingga tidak sedikit orang yang kembali tertidur selepas makan sahur. Padahal kegiatan tersebut dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan. Sehingga hal tersebut sangat tidak dianjurkan dan sebaiknya dihindari.

Tidur setelah makan dapat menyebabkan beberapa gangguan, di antaranya adalah gangguan pencernaan dan rasa terbakar di dada. Rasa terbakar di dada dapat terjadi akibat naiknya asam lambung. Pada saat makan, asam lambung akan lebih banyak diproduksi untuk mencerna makanan. Tapi dalam posisi berbaring, asam lambung yang telah diproduksi dalam jumlah banyak dapat "mengalir" (refluks) ke saluran cerna yang terletak lebih atas (di dada). Rasa terbakar di dada akibat refluks cairan lambung bahkan dapat menyebabkan gejala yang serupa seperti serangan jantung.

Normalnya isi lambung Anda akan kembali kosong sekitar dua jam setelah makan, tetapi kalau posisi tubuh berada pada posisi berbaring, maka proses pengosongan lambung akan terhambat. Hal ini yang nantinya akan mengakibatkan timbulnya gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit tergantung bahan makanan yang Anda konsumsi.

Untuk itu sangat dianjurkan bagi Anda mengakhiri waktu sahur. Hal tersebut dimaksudkan agar Anda tidak kembali tertidur selepas makan sahur. Jika memang Anda ingin tidur kembali, usahakan minimal 2 jam setelah makan sahur. Agar Anda terbebas dari masalah pencernaan saat menjalankan ibadah puasa sepanjang hari. Selain itu, beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa tidur selepas makan dapat meningkatkan risiko stroke. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindarilah kebiasaan tidur setelah makan.


Memilih pendamping hidup itu sangat penting, karena inilah kriteria wanita yang paling pas menurut Agama. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan make up. Make up memang bisa menonjolkan kecantikan seorang wanita.


Namun jangan salah, ada yang lebih sexy dari kepolosan wajah seorang wanita. Karena bagaimanapun, wajah polos adalah cerminan dari diri kita. Dan inilah alasannya kenapa wanita berwajah polos tanpa make up harus mendapatkan perhatian lebih dari cowok.

Cewek yang Berani Menunjukkan Muka Polos itu Percaya Diri

Jika seorang cewek berani tampil tanpa make up, berarti dia sedang menunjukkan bahwa dia percaya dengan dirinya sendiri dan semua kelebihannya yang alami tanpa buatan. Kepercayaan cewek yang alami itu akan mendapatkan nilai lebih dari cowok.

Cewek dengan Muka Polos itu Menunjukkan Kalau Dia Ramah

Muka polos itu itu menunjukan bahwa dia seorang perempuan yang ramah dan humble. Jika kamu ingin curhat, maka curhatlah dengan perempuan yang seperti ini. Karena dia akan sangat terbuka dan menjadi pendengar setia serta memberimu banyak solusi.

Tidak Ada yang Ditutup-tutupi Darinya

Meski wajahnya berjerawat atau bahkan hitam sekalipun, dia tidak repot-repot untuk menutupinya. Karena baginya, kecantikan dan ketulusan itu datangnya dari hati, bukan dari hati.

Suka Petualangan, Cewek Seperti ini Cocok Buat Kamu

Jika kamu cowok yang suka tantangan dan berpetualang, maka cewek dengan muka polos inilah jodohmu, yang akan setia menemanimu berpetualang tanpa ribet dengan make up nya. Meski naik gunung selama 4 hari, dia tidak akan bingung make up, cuci muka menurutnya sudah cukup untuk membuat wajah lebih fresh.

Tidak Sombong, Itulah Sifat Khas Dari Cewek dengan Muka Polos

Kalau pertama berkenalan, cewek denhan muka polos ini pasti sangat ramah, kadangn mengawalinya lebih dahulu untuk ngobrol santai. Maka sudah jelas dia rendah hati dan tidak sombong.

Memiliki Kepribadian yang Lebih Bersinar KarenaTidak Ditutupi oleh Make-up

Cewek dengan muka polos itu percaya, bahwa dengan kepribadiannya dan integritasnya, dia akan bisa menarik perhatian dengan caranya sendiri. Cewek seperti ini sudah dipastikan memiliki prbadi yang baik.

Dia Terlihat Lebih Innocent

Cewek yang seperti ini biasnya menjadi incaran para cowok, gayanya yang apa adanya dengan wajah polosnya membuat dia lebih bersinar dengan senyumnya yang merkah.

Cewek dengan Muka Polos itu Lebih Bisa Menjaga Kesehatan

Secara tidak langsung, cewek dengan muka polos itu sadar, bahwa make up yang diaplikasikan ke wajah secara terus menerus akan merusak wajah.

Muka Polos Lebih Natural

Beberapa penelitian mengatakan, bahwa cowok lebih suka melihat cewek yang polosan dan natural.

Banyak Kejutan yang Diberikan oleh Cewek dengan Muka Polos

Kamu gak bakalan tau, jika cewek bermuka polos akan terlihat mengejutkan jika ber make up. Jadi siap-siap dikejutkan dengan penampilannya. Buat kamu cewek, sudah jangan susah-susah maksain cantik hanya demi profile picture sosial media, kamu udah gitu apa adanya, karena cantik itu dari hati dan akhlakmu


Pada malam-malam setelah menjalani sholat Tahajud, Sunan Kalijaga biasa menyanyikan kidung berisi syair Islami yang penuh makna kehidupan. Tak jelas kapan awalnya pesan yang begitu mulia dari lagu ini mulai mengalami perubahan wacana.

Kidung-kidung hasil karyanya hingga kini masih terwarisi dengan baik dalam kebudayaan Jawa dari generasi ke generasi.

Dari sekian banyak lagu karya tokoh penyebar agama Islam di pulau Jawa ini, ada satu lagu yang kini pada beberapa kalangan mengalami pembelokan makna. Kidung yang berjudul Lingsir Wengi ini awalnya dimaksudkan sebagai media perenungan hidup, ketabahan dalam menghadapi cobaan serta bermakna sebagai doa penolak bencana. Dengan menembangkan kidung ini, manusia diingatkan untuk selalu dekat dengan Tuhan agar terhindar dari bencana dan masalah.

Tak jelas kapan awalnya pesan yang begitu mulia dari lagu ini mulai mengalami perubahan wacana. Namun pada tahun 2006, ketika lagu ini menjadi backsound sebuah film horor Indonesia, anggapan bahwa lagu ini menjadi sarana untuk pemanggil mahluk halus, khususnya kuntilanak, menjadi semakin merebak.

Dikutip dari nasihatislami.com dalam film berjudul “Kuntilanak,” dikisahkan bahwa dengan menyanyikan lagu Lingsir Wengi, kuntilanak akan datang kepada orang yang menyanyikannya. Seiring kesuksesan film layar lebar tersebut di bioskop, banyak orang menjadi semakin percaya kalau lagu tersebut memang bisa mendatangkan mahkluk halus.

Budayawan Jawa tersohor, Sudjiwo Tedjo dalam sebuah wawancara mengutarakan, lagu lingsir wengi yang dijadikan tema film horor tersebut liriknya tidak terlalu tepat seperti aslinya. Ada bagian syair yang tata bahasanya dianggap terlalu kasar untuk ukuran karya Sunan Kalijaga. Ia lebih yakin versi asli lagu Lingsir Wengi karya Sunan Kalijaga adalah lagu yang berjudul Kidung Rumekso Ing Wengi dimana liriknya memakai tutur bahasa jawa yang lebih lembut.

Walaupun komentar pro dan kontra berseliweran, tetap saja versi lagu yang ditampilkan dari cuplikan film horor tersebut membuat kesan menyeramkan. Coba saja ketikkan lingsir wengi di mesin pencari Google dan lihat gambar-gambar yang muncul, semua dijejali dengan gambar mahkluk tak tentu arah.

Sudah saatnya kita berperan dalam meluruskan kembali sejarah yang membengkok ini. Bila dulu ibu-ibu bisa dengan nyaman menyanyikan kidung ini sebagai pengantar tidur agar anak-anaknya terlelap, kenapa sekarang tidak?

Sumber gambar cahayamuslim.com
Kebanyakan orang berpikir bahwa hipnotis atau hypnosis adalah tipuan. Agama menyebutnya sebagai perbuatan yang berdosa. Sementara ilmu pengetahuan masih mempertanyakan kebenaran dan keberadaannya.


Hipnotis, di tangan yang baik, bisa menjadi bermanfaat, membantu mengelola rasa sakit dan mengendalikan stres serta kecemasan, bahkan fobia. Namun, beberapa orang justru menggunakan hipnotis untuk sesuatu yang salah.
Anda mungkin harus waspada jika tiba-tiba dicolek orang tidak dikenal saat sedang berjalan sendiri, karena dikhawatirkan orang tersebut akan menghipnotis Anda, lantas merampok. Namun ternyata tidak semua orang mudah dihipnotis. Ada beberapa orang yang mudah, sementara lainnya tidak. Mengapa?

Beda “otak aktif” yang mudah di hipnotis atau tidak
Hipnotis bekerja dengan cara mengubah aktivitas di daerah otak target atau pasien yang terkait dengan perhatian atau kewaspadaan. Pada saat dihipnotis, seseorang akan mencapai tingkat fokus atau konsentrasi yang sangat tinggi, sehingga sugesti yang diberikan kepadanya akan lebih mudah diterima.

Dengan begitu, tujuan hipnotis, misalnya seperti untuk mengendalikan perilaku atau fobia, bisa lebih mudah tercapai karena otak sangat fokus pada isi sugesti yang diterima. Tetapi ada beberapa orang yang memang lebih sulit dihipnotis.

Menurut dr. David Spiegel, seorang spesialis kesehatan jiwa sekaligus profesor psikiatri dan ilmu perilaku dari Stanford University, ada sekitar 25 persen orang yang tidak mudah dihipnotis.
Spiegel menjelaskan dalam Archives of General Psychiatry bahwa terdapat perbedaan di area otak pada orang-orang yang tidak mudah dihipnotis dengan orang-orang yang mudah dihipnotis, yaitu:
Pada orang yang tidak mudah dihipnotis:

Area otak aktif yang terkait dengan kontrol eksekutif dan perhatian cenderung memiliki aktivitas yang lebih sedikit.

Pada orang yang mudah dihipnotis:

Area otak aktif yang lebih besar di bagian kontrol eksekutif dan bagian yang berperan dalam memusatkan perhatian.

Jadi dengan kata lain, orang yang lebih mudah berkonsentrasi pada satu hal dalam satu waktu, justru cenderung lebih mudah terhipnotis.
Sedangkan orang yang sulit berkonsentrasi, akan lebih sulit dihipnotis. Hal ini terbalik dengan teori yang banyak dipercaya awam, yaitu justru orang yang susah konsentrasi yang mudah dihipnotis.
Apakah saya mudah dihipnotis?

Tidak mudah memang untuk mengetahui apakah seseorang mudah kena hipnotis atau tidak. Hipnotis sendiri mudah dilakukan jika memang orang yang bersangkutan sengaja ingin dihipnotis. Jika orangnya tidak berkenan, maka hipnotis juga akan sulit dilakukan.
Jika belum mencoba dihipnotis, mungkin sulit menentukan apakah Anda mudah dihipnotis atau tidak. Tapi, Anda mungkin bisa mencoba mengerjakan tes dari Hypnosis Motivation Institute di bawah ini untuk mengetahuinya.

Coba jawab semua pertanyaan di bawah ini dengan “ya” atau “tidak”. Beri nilai 1 (satu) untuk semua jawaban “ya”, dan jumlahkan hasilnya.
Berikut beberapa pertanyaannya:
Apakah Anda memiliki banyak kenangan yang masih sering Anda ingat dari masa kecil Anda?
Apakah Anda cenderung terbawa suasana, saat nonton film atau baca buku?
Apakah Anda cenderung tahu, apa yang akan dikatakan seseorang sebelum orang tersebut mengatakannya?
Apakah gambar visual yang kuat pernah memicu Anda merasakan sensasi fisik karenanya? Misalnya, Anda merasa haus saat menyaksikan adegan film di tengah gurun.
Apakah Anda pernah pergi ke suatu tempat dan bertanya-tanya, bagaimana Anda bisa sampai di tempat itu?
Apakah Anda kadang berpikir dalam gambar dan bukan dalam kata-kata?
Apakah Anda pernah merasakan kehadiran seseorang saat ada di ruangan, bahkan sebelum melihatnya?
Apakah Anda suka melihat bentuk awan?
Apakah Anda suka mengingat kenangan kuat hanya karena mencium bau?
Pernahkah Anda memikirkan sesuatu yang sangat dalam saat sendirian, dan dalam suasana yang sedang mendukung?

Setelah menjawab semua pertanyaan di atas dengan “ya” atau “tidak”. Beri nilai 1 (satu) untuk semua jawaban “ya” dan jumlahkan semua nilai jawabannya, lalu lihat hasilnya pada kategori skor dibawah ini.


Hasil:
Skor 0 – 2 :
Anda mungkin tidak mudah dihipnotis dan mungkin mengalami masalah dalam merespon sugesti saat dihipnotis.
Skor 3 – 7 :
Anda mungkin tidak mudah dihipnotis tapi tidak sulit juga saat dihipnotis. Anda mungkin juga tidak mudah menerima sugesti saat dihipnotis.
Skor 8 – 10 :
Anda mungkin mudah dihipnotis.
Namun, sekali lagi, hasil tes di atas bukan harga mati. Seberapa mudah seseorang dihipnotis bergantung pada banyak sekali faktor lain. Misalnya kondisi lingkungan di sekitar, siapa yang menghipnotis, dan apa tujuan hipnotisnya.
Sejarah hipnotis

Meskipun istilah hipnosis belum dipergunakan, namun metode-metode pengobatan yang memanfaatkan fenomena hipnosis/trance sudah banyak dilakukan sejak zaman sebelum masehi, yaitu sejak 4000 tahun SM di Assyo Babylonia.

Pada 2000 SM, Wang Tai peletak dasar pengobatan Cina mengajarkan bagaimana memanfaatkan pikiran pasien untuk membantu menghilangkan penyakit baik fisik maupun emosi.
Pada 1552 SM, di manuskrip Mesir dilaporkan ada praktik dokter saat itu yang menyembuhkan pasiennya dengan cara tangan sang dokter memegang kepala pasien, sang pasien kemudian menutup mata dan konsentrasi kepada bagian tubuh yang sakit.

Pada 1200 SM, dokter Yunani, Aesclepius melakukan ritual penyembuhan dengan membuat bangunan suci tidur. Pasien diminta tidur dan mendapakan penyembuhan melalui mimpi.
Hipnotis untuk pertamakali dipraktekkan di depan umum secara massal oleh seorang Aborigin bernama Hamatsa Shaman pada tahu 1914. Namun ia tak pernah mau memberitahukan kepada siapapun, bagaimana dan apakah yang dilakukannya kepada seseorang hingga tertidur atau mau mengikuti perintahnya itu benar-benar nyata dan bukan tipuan. Mulai dari saat itulah hipnotis mulai terkenal.

Padahal jauh sebelum itu, hipnotis sudah dikenal. Namun hipnotis baru diketahui dan “dipetakan” sebagai sesuatu yang benar-benar nyata oleh seorang dokter Austria, yang bernama Anton Mesmer atau yang bernama komplit Franz Friedrich Anton Mesmer (1734 – 1815).
Ia mempraktekkan hipnotis kepada banyak orang jauh sebelum Hamatsa Shaman, yaitu pada sekitar tahun 1780-an, dan membuat semua orang takjub dan terpesona pada masa itu.
Kata dalam bahasa Inggris mesmerize atau mesmerizing atau mesmerized yang dalam bahasa Indonesia berarti “terpesona, memikat atau mempesonakan”, berasal dari nama belakangnya, Anton Mesmer. Kala itu Mesmer didatangi oleh sekitar 3000 orang tiap harinya, yang mereka meminta kepadanya untuk dapat disembuhkan oleh mantra-mantranya.

Ya, pada kala itu semua orang percaya bahwa hipnotis yang dilakukan Mesmer adalah “ilmu sihir” atau magic dengan cara menggunakan semacam magnet sebagai pengalihan, mirip pendulum atau objek lainnya, yang ia tempelkan ke pasiennya, sebelum pasien dapat tertidur.

Raja Perancis dimasa itu, Louis XIV, kemudian membentuk suatu komisi bernama Royale Commision dan meminta untuk menyelidiki “ilmu sihir” yang digunakan Mesmer itu.
Tim peneliti pada tim tersebut dipimpin oleh Benjamin Franklin yang pada nantinya menjadi presiden AS, namun pada kala itu ia adalah duta besar AS untuk Perancis.
Namun tim investigasi tak menemukan apapun, lalu menuduh dan manjuluki Mesmer sebagai tukang bohong dan hanya tukang obat.
Bahkan sebuah lukisan menggambarkan Mesmer dicambuk dan dimasukkan ke dalam api karena ketidakjelasan ilmu yang dipraktekannya.

Ilmu yang dipakai, secara ilmu pengetahuan dituduh tidak terbukti, dan secara keadilan juga dianggap kebohongan yang merugikan orang. Karena hal itulah kemudian ia dituduh menipu masyarakat luas dengan menggunakan “ilmu bohong” yang pada masa kini disebut sebagai hipnotis ini.
Hingga kini ilmu yang diperkenalkan oleh Mesmer, disebut sebagai Mesmerism atau “Animal Magnetism” yang mengacu kepada daya tarik seksual seseorang atau kharisma.
Mesmer menggunakan istilah “Animal Magnetism” karena kata “Hypnosis” belum dikenal ketika itu. Istilah “magnetisme binatang” ini mengacu kepada cairan magnetik atau elemen klasik Aither yang berada dalam tubuh mahluk bernyawa atau bernapas, sebagaimana yang didalilkan oleh Mesmer ketika itu.

Mesmer memilih istilah binatang untuk membedakan kekuatan magnetik yang dimaksudkannya dari acuan pada masa itu tentang magnetisme mineral, magnetisme kosmik, dan magnetisme planet.

Hingga kini hipnotise masih dianggap tipuan
Hingga kini, hipnotis masih berada dalam “zona abu-abu” di berbagai belahan dunia, bahkan di negara maju sekalipun. Hipnotis masih dianggap suatu yang “tak mungkin” bagi ilmu pengetahuan modern.

Hal ini dapat juga dilihat dari definisi hipnotis yang memiliki beberapa pengertian, teori dan opini. Misalnya hipnotis adalah tipuan, hipnotis adalah sugesti yang dipercaya menimbulkan efek Plasebo, hipnotis adalah ketidaksadaran sama sekali, hipnotis adalah suatu kesadaran tapi dalam keadaan lumpuh, dan banyak pengertian-pengertian lainnya.

Sementara itu menurut kamus bahasa Indonesia, hipnotis adalah keadaan seperti tidur karena sugesti, yang pada taraf permulaan orang itu berada di bawah pengaruh orang yang memberikan sugestinya, tetapi pada taraf berikutnya menjadi tidak sadar sama sekali.

Sedangkan menurut kamus katolik modern, hipnotisme merupakan suatu fenomena yang menyebabkan tidur secara buatan, yang mengakibatkan sang korban secara tidak normal dapat terbuka untuk mengikuti saran/sugesti. Subyek hipnosis cenderung didominasi oleh ide-ide dan saran-saran dari yang meng-hipnotis, ketika di induksi dengan sugesti atau sesudahnya.
Buku-buku di berbagai toko buku baik itu di AS, Kanada, Eropa dan banyak negara maju lainnya, masih memasukkan buku tentang hipnotis dalam kelompok “bagian okultisme” atau occult section yang dianggap membahas tentang ilmu sihir atau bahkan ilmu hitam. Jadi itulah salah satu bukti, mengapa hipnotisme atau hypnotism pada saat dunia sudah modern seperti ini, masih dianggap suatu kebohongan atau fake.

Namun pada masa kini, dimana ilmu medis dan psikologi sudah medern dan terdapat banyak alat pendeteksi fungsional otak dan alat-alat canggih sejenisnya, ilmu hipnotis mulai terkuak sejalan dengan ilmu syaraf dan semakin diketahuinya cara kerja otak.

Dari sinilah ilmu psikologi modern dapat menyimpulkan bahwa otak, walaupun orang itu pintar, tetap dapat “ditipu” atau dimanipulasi cara pemikirannya melalui indera lainnya sebagai “alat pengoleksi informasi dari luar” yang diterima otak, dan menjadi lebih mengerti ilmu pengendalian pikiran atau mind control.

Fase REM pada otak yang membuat Sleep Paralysis

Cara kerja hipnotis adalah memanipulasi otak manusia yang sedang dalam keadaan terbangun dan sadar sepenuhnya, dapat memanipulasikannya menjadi masuk pada fase REM atau Rapid Eye Movement yang sebenarnya adalah salah satu fese saat seseorang akan tidur, namun dalam keadaan terjaga, kemudian dapat mensugestikan otak pada perintah khusus.

REM adalah singkatan dari Rapid Eye Movement atau “tidur dengan gerak mata cepat”, yang mana fase ini terjadi ketika memasuki fase “akan memasuki tidur pulas” dimana saat itu indera sudah “tertidur”, namun otak masih dalam keadaan “akan tidur” dan masih dapat mengumpulkan informasi dari luar.

Kriteria dari tidur REM antara lain gerakan mata yang cepat, otot melemas dan gelombang EEG yang cepat dan bertegangan rendah. Fitur ini mudah dilihat dalam sebuah alat bernama polisomnogram.
Pada saat orang terhipnotis, sebenarnya mereka tidak tidur sepenuhnya namun otak disugestikan ke dalam fase REM ini, yaitu dalam keadaan setengah sadar dan masih dapat mendengar, tapi mereka sudah tidak dapat bergerak dan biasanya dengan mata tertutup, walau bisa juga dibuat mata tetap terbuka, tergantung dari kemauan yang menghipnotisnya.

Hal ini terjadi karena pada masa terhipnotis di dalam fase REM, mereka sebenarnya berada pada fase “sleep paralysis” atau “lumpuh ketika tidur” atau “kelumpuhan tidur”. Fase ini biasanya terjadi ketika dalam keadaan akan tidur, mata sudah terpejam, kaki tangan sudah tak bisa bergerak, namun otak masih dalam keadaan sadar, sebelum akhirnya benar-benar tertidur.

Begitu pula pada saat akan bangun tidur, juga terdapat fase “sleep paralysis”  ini, seseorang tak bisa dengan mudah bangun tidur kemudian lari. Karena pada fase ini setelah selesai tidur, otak sudah mulai setengah sadar, tapi kaki dan tangan pada tubuh belum siap dan belum dapat bergerak.
Namun pada ilmu hipnotis, bagaimana pada fase “sleep paralysis” itu, manusia yang dalam keadaan sadar sepenuhnya dapat dibuat menjadi “sleep paralysis” dengan seketika dan dapat dikendalikan.
Berbagai macam hipnotis

Ada beberapa teknik hipnotis pada masa kini yang sudah berkembang dan mulai dipraktekkan, seperti menghipnotis secara massl di sebuah panggung atau Stage Hypnosis, juga digunakan untuk berbagai terapi yang dikenal sebagai Hypnotherapy.

Namun hipnotis juga digunakan untuk perkembangan pemikiran atau Accelerated Learning Hypnotic, ada pula yang membuktikan hipnotis dengan cara membuat peserta berperilaku seperti ayam dan binatang lain, menganggap sesuatu sebagai sesuatu yang lain, hingga membuat peserta seakan mabuk oleh hanya segelas air biasa yang disebut sebagai Hypnotic Bar.
Yang paling canggih adalah menggunakan hipnotis ketika mengoperasi pasien tanpa menggunakan obat bius atau tanpa anestesi yang dikenal sebagai Hypnosurgery.

Hypnosurgery adalah nama yang digunakan untuk operasi dimana pasien diberi hipnoterapi daripada anestesi tradisional. Diklaim bahwa hipnosis untuk anestesi telah digunakan sejak tahun 1840-an dimana ia dipelopori oleh ahli bedah James Braid.

Hingga saat ini, laporan media operasi yang sesekali dilakukan di bawah hipnosis masih dilakukan dalam kondisi terkendali dan masih dalam operasi ringan, seperti operasi mata atau operasi gigi serta operasi kecil lainnya. Namun diharapkan metode ini akan semakin berkembang.
Operasi dengan cara ini tak menggunakan obat bius atau yang dikenal sebagai anestesi, dan tetap membuat pasien sadar serta terjaga selama operasi berlangsung, namun pasien tidak merasakan sakit sama sekali.
Jadi, hipnotis dapat memutuskan syaraf pendeteksi rasa sakit tanpa obat bius seperti pada masa kini. Dan yang tak kalah hebatnya adalah tidak ada efek samping. Kemampuan otak sebenarnya memang sangat luar biasa, canggih kan? (editor: IndoCropCircles.com / kompas, intisari)


Kapolri Jenderal Tito mengajukan pertanyaan, cara untuk mempersatukan umat di Indonesai yang mayoritas muslim, apa bisa terjadi konflik, jawaban Ustadz Abdul Somad malah menyinggung yang suka menebar hoax

Dalam ceramah yang diisi oleh Ustaz Abdul Somad di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor, Ahad (4/3/2018), Kapolri Jenderal Tito Karnavian hadir di sana dan mengajukan pertanyaan.

Tito yang pada kesempatan itu mengenakan baju koko putih serta bersorban dan berpeci putih, menanyakan cara mencegah perpecahan antarumat beragama.



Tito mengambil contoh dari beberapa di negara di Timur Tengah negara seperti Suriah, Afganistan, Pakistan, dan Yaman, dimana negara-negara itu seperti Indonesia yang memiliki penduduk mayoritas muslim.

“Apakah kemungkinan konflik seperti di Suriah, Afganistan itu terjadi di Indonesia? Bagaimana kita bisa mencegahnya, bagaimana kira-kira khususnya, Kepolisian dapat mencegah itu?” tanya Tito.

UAS menjelaskan, bahwa hal apa pun bisa saja terjadi. Oleh karena itu Alquran mewajibkan melakukan tabayyun atau klarifikasi.

“Kalau datang orang bawa satu berita, klarifikasi, oleh sebab itu yang selalu membuat kita tidak baik adalah komunikasi yang tidak baik,” kata UAS.

Menurut UAS, setiap ada percikan api petugas harus cepat memadamkan jangan sampai seperti bom waktu yang siap meledak atau jangan seperti api dalam sekam.


“Alhamdulillah saat ini kita bisa duduk bersama, jika ada percikan, maka cepat diselesaikan. Salah satu yang kita lakukan adalah tabbayun,” kata Ustaz Abdul Somad menjawab pertanyaan Tito Karnavian.

Langkah selanjutnya, lanjut UAS, adalah kepastian hukum yang tidak pasti agar dapat dipastikan. Seperti beberapa laporan yang menyebutkan adanya penangkapan seseorang maka Mabes Polri perlu mengklarifikasinya.

UAS menambahkan Indonesia memiliki keunikan yang tidak dimiliki negara-negara Arab. Meski beragama Islam, budaya Timur mempengaruhi masyarakat Indonesia yang berbeda suku, tetapi menyatu menjadi NKRI.

“Kalau ini kita jaga, dan pelihara, azab tidak akan turun kalau “Muhammad” ada di tengah kalian. Dan musibah tidak akan ada selama kita beristigfar,” katanya.

Dia mengingatkan umat muslim untuk tak melupakan klarifikasi saat menerima informasi dan tidak menyebarkan hoax.

“Jangan suka menyebarkan hoax, karena nanti orang yang suka menyebarkan hoax walaupun amalnya baik, nanti dia akan masuk dalam surga, surganya juga hoax,” kata UAS.

LIHAT VIDEONYA BERIKUT INI :


Sudah merupakan sunnatullah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian, begitu juga halnya dengan manusia.


Lalu bagaimana proses kematian yang pasti dialami setiap manusia tersebut?



Apa yang akan dialami tubuh kita saat nyawa meninggalkan raga.

Saat kematian datang menjemput, sebelum mati Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar.



Anda merasa dingin di telinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.



0 Menit
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.



1 Menit
Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.



3 Menit
Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.



4 – 5 Menit
Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah.



7 – 9 Menit
Penghubung ke otak mulai mati.



1 – 4 Jam
Rigor Mortis (Fase Dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.



4 – 6 Jam
Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.



6 Jam
Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.



8 Jam
Suhu tubuh langsung menurun drastis.



24 – 72 Jam
Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.



36 – 48 Jam
Rigor Mortis Berhenti, Tubuh anda selentur penari balerina.



3 – 5 Hari
Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.



8 – 10 Hari
Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.



Beberapa Minggu
Rambut, Kuku, Dan Gigi dengan mudahnya terlepas.



Satu Bulan
Kulit Anda mulai mencair.



Satu Tahun
Selain tulang-belulang tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh anda. Sekarang Anda adalah saingan Twiggy dan Calista Flockhart. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan.




Proses Pembusukan Tubuh Manusia



Bakteri bekerja secara terstruktur dalam proses degradasi organisme atau proses pembusukan mayat.



Pembusukan dimulai dengan pemutusan ikatan protein-protein besar pada jaringan tubuh oleh bakteri fermentasi menggunakan enzim protease.



Kumpulan hasil pemutusan ikatan protein yang disebut asam amino ini dicerna berbagai jenis bakteri, misalnya bakteri acetogen.



Bakteri ini mereaksikan asam amino dengan oksigen dalam tubuhnya untuk menghasilkan asam asetat, hidrogen, nitrogen, serta gas karbon dioksida.



Produk asam asetat ini menimbulkan bau. Bau busuk dari tubuh mayat tidak hanya mengganggu, namun juga membahayakan.

Lalu, bagaimana proses pembusukan tubuh dilakukan dari tubuh utuh hingga tinggal tengkorak? Proses pembusukan berawal dari mikroorganisme, misalnya bakteri-bakteri yang hidup di dalam usus besar manusia.


Bakteri tersebut mulai mendegradasi protein yang terdapat dalam tubuh. Jika seluruh jenis ikatan protein sudah terputus, beberapa jaringan tubuh menjadi tidak berfungsi.



Proses ini disempurnakan bakteri yang datang dari luar tubuh mayat, bisa berasal dari udara, tanah, ataupun air.



Seluruh jenis bakteri ini menyerang hampir seluruh sel di tubuh dengan cara menyerang sistem pertahanan tubuh yang tidak lagi aktif, menghancurkan jaringan otot, atau menghasilkan enzim penghancur sel yang disebut protease.



Kemudian dengan berbagai jenis metabolisme, mikroorganisme mulai memakan jaringan mati dan mencernanya.



Tak jarang kerja proses ini dibantu reaksi kimia alami yang terjadi dalam organisme mati. Semakin lama, otot-otot semakin habis dimakan bakteri.
Tetap Hidup



Setelah nyawa meninggalkan raga, tubuh manusia ternyata belum sepenuhnya mati, walau jantung telah berhenti berdetak dan otak tidak bekerja lagi.
Ternyata ada bagian-bagian tertentu dari tubuh kita yang tetap hidup.



Berikut beberapa anggota tubuh yang masih berfungsi walau nyawa telah lepas dari badan seperti dikutip dari dw.com:



Kuku dan Rambut



Secara umum diketahui bahwa setelah mati, kuku dan rambut terus tumbuh untuk sementara waktu.



Namun, hal ini sebenarnya tidaklah demikian. Kuku dan rambut pada orang yang sudah meninggal akan terlihat bertambah panjang bukan karena terus tumbuh.
Tapi ini karena kulit kehilangan kelembaban dan mengerut. Memang bisa dikatakan bertambah panjang, tapi tidak tumbuh.



Kulit



Bagian tubuh yang benar-benar terus tumbuh adalah kulit. Otak berhenti bekerja saat jantung tidak berdetak lagi. Ini karena sel otak tidak menerima asupan oksigen.



Namun kebutuhan oksigen kulit sangatlah rendah, sehingga mampu terus berkembang. Karena merupakan bagian terluar dari tubuh, kulit bisa langsung mengambil sedikit oksigen dari udara.



Sehingga kulit tetap "hidup“ untuk beberapa hari.



Sistem Pencernaan



Satu bagian dari otak bekerja terus menerus untuk mengatur buka tutup otot katup kandung kemih.



Ketika orang meninggal, bagian otak tersebut juga turut mati, sehingga otot menjadi kendur, menyebabkan katup kemih terbuka. Efek yang sama juga terjadi pada anus.



Proses buang air besar pada orang yang sudah meninggal lebih kerap terjadi karena juga didorong oleh penumpukan gas dalam tubuh.



Otot



Otot tubuh masih memiliiki refleks tertentu yang tidak melibatkan otak. Hal ini dapat menyebabkan kedutan, kejang atau gerakan yang tampak seolah jenazah masih hidup.



Salah satu contohnya adalah apa yang disebut sebagai “Lazarus Sign”. Ini merupakan refleks spinal yang menyebabkan lengan bangkit bergerak. Gerakan ini dapat berlangsung selama beberapa detik.



Organ Suara



Sebenarnya yang terdengar dari mulut orang yang sudah meninggal bukanlah suara yang dihasilkan oleh organ suara.



Suara atau bunyi keluar dari jenazah dikarenakan adanya penumpukan gas dan kontraksi otot yang menyebabkan paru-paru terpompa sehingga menghembuskan udara keluar lewat mulut.

aktanya karena memang penggunaan kipas angin terlalu lama akan menimbulkan masalah pada kesehatan kita.

Penyebutan itu di dasarkan atas pemahaman akan bahaya dari kipas angin jika digunakan pada waktu tidur di ruangan tertutup.

Oleh karena itu sampai saat ini kebanyakan masyarakat korea menggunakan kipas angin yang dilengkapi timer yang berfungsi untuk mematikan kipas angin secara otomatis.

Kepercayaan yang menjadi kebutuhan masyarakat korea tersebut membuat produksi kipas angin memenuhi permintaan dengan mengembangkan teknologi timer pada kipas angin.

Kepercayaan dari masyarakat korea tersebut memang cukup beralasan.

Faktanya karena memang penggunaan kipas angin terlalu lama akan menimbulkan masalah pada kesehatan kita. Berikut ini adalah bahaya kipas angin yang bisa diakibatkan dari penggunaan kipas angin yang salah :

Bahaya Kekuranagn Oksigen

Jika kipas angin di arahkan langsung pada wajah atau tubuh kita bahaya yang mengincar adalah kekurangan oksigen dan sesak napas terlebih lagi bila fentilasi kamar minim atau di ruangan tertutup.
Bahaya Penurunan Suhu Tubuh
Intensitas penggunaan kipas yang lama dapat menyebabkan suhu tubuh menjadi turun yang akhirnya mengancam kesehatan diri, hal ini terjadi karena pori pori kulit mengkerut oleh dinginnya angin dan keringat tidak dapat keluar. Hal ini juga bisa menyebabkan terjadinya Penyakit seperti Hipotermia , kekurangan air dan masuk angin.


Bahaya Terjadinya Kaku otot

Pernahkah kamh alami atau rasakan ketika bangun tidur badan menjadi kurang segar bahkan merasa lemas dan terkadang merasa kaku pada otot tertentu? hal ini terjadi karena efek dari kipas angin yang di gunakan terlalu lama.


Waspada Terkena Penyakit Bell Palsy
Penyakit ini salah satu penyebabnya adalah satu sisi dari wajah kita terkena kipas angin secara terus menerus dan mengalami pembengkakan akibat terganggunya syaraf otot wajah

Bahaya Kematian Mendadak

Tidur menggunakan kipas angin dalam ruangan yang fentilasi udaranya buruk sehingga dapat menyebabkan kematian, ini terjadi karena tubuh mengeluarkan karbon dioksida dan menghirup oksigen ketika bernapas, dengan buruknya fentilasi udara pada ruangan tersebut maka akan menyebabkan minimnya oksigen sehingga terus menerus kita akan menghirup karbondioksida yang beracun bagi tubuh.

Saran Penggunaan Kipas Angin

Dunia mencatat dalam waktu 2 tahun ada sedikitnya 20 kasus kematian akibat menggunakan kipas angin listrik terlalu lama. 

Dikutip dari halosehat.com, meski medis menganggap ada faktor lainnya, namun tidak di pungkiri bahwa penggunaan kipas yang terlalu lama juga bisa mengundang kematian. 

Berkaca pada kepercayaan orang korea, kita bisa mengambil prinsip antisipasi dari masyarakat korea dalam mencegah kematian yang disebabkan oleh kipas angin.

Berikut tips yang penggunaan kipas angin yang sehat, untuk mencegah bahaya kipas angin :
Jangan gunakan kipas angin di dalam ruangan yang tertutup atau yang tidak memiliki sistem sirkulasi udara yang baik.
Jangan hadapkan kipas angin tepat di wajah, karena akan sangat mempengaruhi jumlah oksigen dan karbondioksida yang ada di sekitar wajah.
Jika menggunakan kipas saat tidur, maka setel timer untuk mematikannya setelah 30 menit. Sehingga tidak menggunakan kipas sepanjang tidur.
Jika tidak memiliki kipas dengan fungsi timer, maka hadapkan kipas ke atas sehingga tidak terkena langsung ke tubuh, namun kecilkan power kipasnya agar anginnya tidak terlalu kencang.
Demikian sedikit tips yang perlu diperhatikan dalam menggunakan kipas angin. Gunakanlah kipas angin dengan baik agar tidak mengganggu kesehatan anda.

© 2018 Cuma Cuma